Rindu Ramadhan

puasaTerkesan lebai….atau sok suci??? Umumnya begitulah kesan orang pada umumnya ketika membaca status religius seseorang. Dahulu, sikap religius bukanlah barang tabu, tapi entah kenapa sekarang banyak orang yang alergi memperlihatkan sisi religiusnya, entah karena malu atau karena budaya sekular sudah mulai merasuk kedalam urat nadi. Apapun alasannya sebisa mungkin kita wajib memelihara sisi religius.

Kembali ke topik pembahasan awal….apa yang membuat Ramadhan begitu spesial sehingga dirindukan. Umumnya bagi anak-anak kecil Ramadhan memang tidak memiliki arti khusus, bagi mereka Ramadhan adalah waktu dimana mereka tidak boleh makan dan minum seenaknya. Sementara untuk orang dewasa, puasa tidak lagi fokus pada rasa lapar, melainkan kontrol diri dari hawa nafsu yang berpotensi membatalkan puasa. Esensi puasa adalah proses purifikasi. Proses pembenahan dan pembersihan diri. Tidak perlulah kita bahas manfaat puasa jika ditinjau dari sisi medis (puasa terbukti aman).

Bagi saya pribadi puasa adalah bulan istimewa dan sangat di tunggu-tunggu. Hanya 1 tahun sekali, sungguh rugi jika dilewatkan. Suasananya lah yang selalu membuat saya rindu akan bulan Ramadhan. Dibulan mulia ini, kita tidak hanya diwajibkan untuk melaksanakan perintah Allah tapi juga tersadarkan untuk selalu ingat untuk beribadah, melaksanakan perintah Allah tanpa harus disuruh. Jadi jangan heran banyak orang yang mendadak suci dan religius dibulan ini 🙂

Disamping itu bulan Ramadhan memunculkan aura positif dimana kita diingatkan agar menjaga sikap dan perilaku, sebisa mungkin menahan amarah dan menjadi seorang yang sabar dan besar hati. Ramadhan adalah bulan baik dan tidak sepantasnya dinodai oleh sikap dan perbuatan yang melanggar hukum agama dan norma kepatutan.

Suasana Ramadhan berikutnya yang akan selalu dirindukan adalah suara orang mengaji ditengah malam (suara paling indah dan membuat hati tentram). Bahkan terlelap dengan diiringi lantunan ayat suci Al Quran membuat kita yakin selalu berada dalam lindungan Allah.

Selama Ramadhan pintu mesjid terbuka lebar selama 24 jam menyambut tamu Allah yang sekedar ingin berkunjung, bertafakur, sholat malam dan aktifitas keagamaan lainnya.

Setiap rumah dan lingkungan mulai dari kampung sampai kompleks perumahan terasa hidup. Suasana yang jarang kita temukan ketika bulan-bulan biasa.

Ketika masih berada dikota kelahiran, tidak ada moment yang sanggup mengalahkan malam Ramadhan. Seluruh anggota keluarga di lingkungan rumah serentak berangkat menuju masjid maupun surau untuk melaksanakan ibadah sunat Taraweh. Anak-anak biasanya memanfaatkan waktu ini untuk berkumpul dengan rekan-rekannya untuk sekedar berkumpul, bercanda bahkan bermain petasan

Sepanjang Ramadhan malam terasa panjang dan hangat (penuh suka cita). Berkumpul dengan keluarga, makan enak bersama. Waktu berkumpul dengan teman satu bulan penuh lamanya. Bulan penuh rahmat dan kebahagiaan. Beruntunglah saya yang tumbuh dikota kecil, suasana Ramadhan lebih terasa dan jauh dari godaan…lebih khidmat.

Bagi beberapa orang berpuasa dapat menurunkan produktivitas dan tingkat keaktifan. Tapi justru di bulan Ramadhan lah sebenarnya tubuh kita mengalami proses pembersihan termasuk didalamnya detoksifikasi. Badan terasa lebih ringan, hampir tidak pernah terserang penyakit dll.

Sungguh sedih ketika Ramadhan akan segera berakhir. Bukannya tidak suka dengan Idul Fitri, tapi kesedihan akan kehilangan Ramadhan, kehilangan moment-moment berharga dan suci, kehilangan suasana yang tenang dan khidmat. Idul Fitri merupakan penutup dari semua ujian selama satu bulan penuh, ibarat kuliah Idul Fitri adalah hari wisuda. Pada hari itu kita dinyatakan lulus tapi dengan hasil yang hanya diketahui oleh Allah.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita bersua dengan Ramadhan tahun depan dan tahun-tahun berikutnya. InsyaAllah ( closing song “maher zain)

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s