Negara maju ingatkan agar krisis Eropa tidak merebak

China dan Amerika Serikat mendesak para pemimpin Eropa agar mencegah ricuh di zona euro agar tidak merebak, ada sinyalemen krisis mulai mengancam Italia, ekonomi terbesar ketiga zona tersebut.

Presiden Obama mendesak agar diberlakukan kebijakan fiskal terkoordinasi yang lebih efektif. Sementara Perdana Menteri China, Wen Jiabao mengungkap siap membantu rekan dagang terbesarnya, namun dia menambahkan Eropa harus menghentikan agar krisis tidak berkembang.

Para investor semakin skeptis krisis utang euro dapat teratasi, dan pasar perkreditan memperkirakan peluang Yunani bangkrut sebesar 90 persen dan menuntut jaminan resiko tertinggi untuk pelelangan obligasi Italia maturitas lima tahun.

Sementara itu Italia diperkirakan akan menerima paket pinjaman senilai 54 miliar euro, walau sejauh ini langkah tersebut belum berhasil meredakan kecemasan investor yang mempertanyakan apakah Italia mampu mengelola utangnya.

Untuk menegaskan kembali dukungan terhadap dirinya, Perdana Menteri silvio Berlusconi menggelar voting mosi dukungan kepada pemerintah yang sedianya akan digelar malam nanti waktu setempat.

Perdana Menteri Yunani George Papandreou akan menggelar panggilan konferensi bersama dengan Presiden Perancis dan Kanselir Jerman.

Rebound harga saham dan euro tertahan di perdagangan Asia hari ini karena investor masih kaget ternyata perbankan Perancis juga ikut terseret krisis terkait mandegnya utang Yunani dan italia, meningkatkan kecemasan munculnya krisis perbankan baru.

Kombinasi krisis perbankan, retaknya kredit global, bangkrutnya Yunani dan melelehnya kondisi finansial di Yunani dapat merobek-robek zona euro.

CEO produsen Mobil Fiat dari Italia, Sergio Marchionne mengatakan jika salah mengambil keputusan maka ada kemungkinan sistem akan keluar dari jalur.

Semalam, Merkel juga berupaya membatalkan diskusi untuk segera membangkrutkan Yunani atau keluar dari zona euro. Kebingungan pasar tak berhenti disitu, karena baik Jerman dan Perancis belum mengeluarkan keputusan bersama.

Yunani sudah mengungkapkan akan kehabisan dana dalam beberapa minggu kedepan dan membutuhkan dana sebesar 8 miliar di Oktober untuk membayar upah dan pensiun.

Dalam wawancara radio, Merkel mengatakan bahwa Eropa sedang melakukan semua hal untuk mencegah bangkrutnya Yunani dan mendesak politisi didalam koalisinya agar menjaga ucapan sehingga tidak memicu krisis dipasar keuangan.

Sebelumnya menteri keuangan Jerman menyatakan seharusnya tidak ada kata tabu dalam usaha menstabilkan euro, termasuk menyatakan Yunani bangkrut. Sementara anggota DPR dari koalisinya sendiri beberapa hari lalu mengatakan Yunani harus meninggalkan zona euro, ucapan ini kemudian dikutip kepala ekonom Citigroup, Willem Buiter dapat menuntun kepada bencana ekonomi dan keuangan.

Dia juga menambahkan setelah Yunani keluar dari zona euro, maka pasar akan fokus kepada negara mana yang paling memungkinkan untuk mnyusul berikutnya.

Sebagai penutup, Merkel menyatakan Eropa akan menggunakan semua perangkat yang dimiliki untuk mencegah bangkrutnya Yunani dan mengingatkan bahwa keluar dari zona euro akan segera menyebabkan efek domino. (taken from my write @ FR)

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s