Untuk direnungkan

thinking2Pertambahan usia telah mendorong kita menjadi lebih rasional dan realistis. Seringkali kita mengembangkan ketakutan-ketakuan tersendiri dipicu oleh faktor-faktor eksternal dan internal. Ketakutan akan masa depan, ketakutan akan kematian dan ketakutan akan hal-hal yang dikembangkan oleh imajinasi liar.

Usialah yang secara otomatis merubah paradigma kita dalam melihat berbagai hal. Bertambahnya tanggung jawab, dan fakta bahwa kita harus berdiri di kaki sendiri membuat kita harus bekerja keras dalam mengembangkan diri untuk mencapai tujuan hidup.

Harapan, impian dan ketakutan melebur menjadi satu membentuk karakter kita. Sebagian orang begitu yakin dengan kekuatannya sendiri dalam memenuhi pencapaian pribadi sehingga seringkali menciptakan kepongahan. Sementara ada sebagian orang yang hidup dengan visi lurus bahwa Yang Maha Kuasa menjadi faktor mutlak yang menentukan masa depan dan hasil akhir dari segala usahanya.

Seringkali kita diliputi sebuah kebingungan tentang apa sebenarnya yang menjadi tujuan hidup dan sejauh mana keinginan untuk berhasil mendorong kita. Semua orang ingin kesuksesan dalam hidup karena untuk saat ini, sukses adalah sebuah kata yang menjadi acuan standar hidup.
Secara sadar, orang akan dianggap tinggi, baik, terhormat jika label sukses terpampang dijidatnya.

Namun banyak juga orang yang tidak sadar bahwa nilai dan format kesuksesan itu sendiri berbeda pada masing-masing orang. Ada yang melihat kesuksesan dari sudut pandang religius dan ada yang melihat kesuksesan dari sudut pandang duniawi, yaitu memiliki banyak uang, properti, kendaraan sampai perusahaan.

Kesuksesan tidak identik dengan uang, gelar, status dll. Kesuksesan adalah kata yang diciptakan oleh manusia, merujuk kepada suatu pencapaian yang dinilai terbaik dibanding orang pada umumnya. Penyematan kata sukses pada orang akan memiliki kriteria khusus yang sayangnya diatur dan ditentukan oleh sekelompok orang, layaknya kontest kecantikan.

Sukses adalah hak setiap orang, namun kesuksesan seperti apa yang kita inginkan?

Perlu dipahami bahwa menjalankan hidup dengan sungguh-sungguh dan berusaha mencari makna terbaik dari peran kita sebagai manusia akan menghantarkan kita kepada jawaban apa yang menjadi tujuan hidup kita.

Orang yang berhasil tidak hanya bermimpi, tapi berjuang keras untuk mewujudkannya. Jika kita berfikir dengan hanya duduk dan berangan-angan akan membawa kita kepada kesuksesan, maka kita salah.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s