Isu Brexit dan Trump dominasi pergerakan valas

brexit-800x500Mata uang pound diperdagangkan merosot diperdagangan Asia hari ini setelah kabar yang melaporkan pemerintah Inggris bersiap untuk keluar dari Uni Eropa memicu kecemasan investor.

Poundsterling berada pada level terendah $1,1983 terhadap dolar dan diperdagangkan cukup tipis. Euro diperdagangkan menguat 0,9% menjadi 0,8820 pound, sterling tergelincir 1,6% menjadi 137,35 yen. Euro diperdagangkan tergelincir 0,3% menjadi $1,0613. Dealer mengatakan pasar bereaksi terhadap laporan surat kabar The Sunday Times dimana Perdana Menteri Inggris Theresa May pada minggu ini akan memberi sinyal keluar dari Uni Eropa secara total atau disebut dengan “hard exit,” dimana dia mengatakan siap tidak mendapat akses “single market” (kemudahan berdagang antar negara Eropa) untuk mendapatkan kembali kendali atas perbatasan Inggris.

May akan mengaktifkan klausul 50, dimana penarikan formal dari Uni Eropa akan dilakukan akhir Maret. Namun sampai detik ini masih sedikit detail yang dia kabarkan tentang kesepakatan seperti apa yang dia inginkan yang membuat sebagian besar investor, pengusaha dan anggota DPR frustasi.

Investor cemas langkah tegas untuk keluar dari “single market” akan memukul ekspor Inggris dan mendorong keluar investasi asing.

Selain masalah Brexit, isu Trump juga akan mendominasi pasar valas internasional beberapa minggu kedepan. Meski beberapa kebijakan stimulusnya mampu mendongkrak nilai tukar dolar dan optimisme pasar, tapi rencana penerapan tarif tambahan pada produk buatan China, membangun tembok di perbatasan Mexico dan membatalkan North American Free Trade Agreement (NAFTA) justru memicu sentimen “risk aversion” dikalangan investor.

Trump pernah mengatakan akan melabeli China sebagai manipulator mata uang ketika menjadi Presiden nanti. “Perusahaan kami tidak bisa bersaing dengan mereka karena mata uang kami kuat sekali dan itu membunuh kami.”

Kemudian dalam wawancara lainnya dia mengatakan akan menempuh jalur diplomasi sebelum ambil keputusan. Dampak kebijakan stimulusnya pun dinilai bertahap bukan langsung terasa seandainya memang benar diterapkan.

Perlu dicatat, minggu ini Bank Sentral Eropa diperkirakan akan mempertahankan kebijakannya setelah dibulan lalu mengejutkan pasar dengan mengatakan akan memangkas kebijakan pembelian obligasi bulanan menjadi 60 miliar euro mulai April.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s