India berpotensi gantikan China sebagai kekuatan ekonomi Asia

ketuaanDeloitte LLP dalam risetnya mengungkap bahwa India memiliki peluang untuk muncul sebagai ekonomi adidaya baru yang sebagian besar faktor penggeraknya adalah melimpahnya populasi berusia muda, seperti di kutip dari bloomberg.

Sebaliknya, jumlah kelompok berusia 65 keatas di Asia diperkirakan akan terus meningkat dari 365 juta di hari ini menjadi lebih dari setengah miliar di 2027. Sementara India akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Asia terbesar ketiga setelah Jepang dan China di Asia dengan potensi angkatan kerja meningkat dari 885 juta menjadi 1.08 miliar dalam 20 tahun ke depan.

Dalam kurun satu dekade berikutnya, jumlah angkatan kerja India akan mencapai setengah dari keseluruhan Asia. Kabar baiknya, ini bukan mengenai jumlah saja, tapi tenaga kerja yang dimaksud, akan lebih terlatih dan terdidik dibandingkan angkatan kerja India yang ada saat ini. Fakta berikutnya adalah jumlah angkatan kerja tersebut juga ditunjang oleh meningkatnya jumlah pekerja wanita.

Menyusul India, negara Asia lainnya yang juga memiliki potensi populasi usia muda adalah Indonesia dan Filipina, konsekwensinya kedua negara ini akan memiliki prospek pertumbuhan yang cerah seperti India. Namun jika kekuatan ini tidak dikelola dengan baik untuk menjaga dan mempromosikan pertumbuhan ekonomi maka dampaknya akan tidak baik karena akan menimbulkan permasalahan seperti pengangguran dan kerusuhan sosial.

Sementara itu, negara-negara yang akan menghadapi tantangan besar akibat penuaan populasi diantaranya China, Hong Kong, Taiwan, Korea, Singapura, Thailand dan Selandia Baru. Sementara Australia cukup unik karena negara ini secara berkala menerima imigran sehingga dampak dari populasi yang menua bisa diminimalkan.

Bagi Jepang yang sudah memiliki permasalahan ini sejak beberapa dekade lalu, justru membuka peluang baru bagi usaha dan tenaga kerja disektor-sektor perawatan, barang-barang konsumsi bagi kelompok tua, penyediaan rumah sesuai kebutuhan (usia), infrastruktur sosial dan tentu saja manajemen aset dan asuransi.

 

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s